Sarcopenia adalah suatu kondisi dimana hilangnya massa dan kekuatan otot seiring dengan pertambahan usia, dan ini merupakan bagian dari proses penuaan. Karena massa otot mencapai 60% dari massa tubuh, perubahan patologis pada jaringan otot dapat memiliki dampak yang nyata pada orang dewasa yang lebih tua.

Akibat dari Sarcopenia seringkali lebih berat pada orang yang lebih tua karena kekuatan dan fungsi yang menurun dapat berperan pada sejumlah gangguan kesehatan, seperti kehilangan fungsi, disabilitas, dan lemah (ringkih). Sarcopenia juga berkaitan dengan kondisi penyakit akut dan kronis, peningkatan resistensi insulin, kelelahan, jatuh dan kematian. Pada kondisi penyakit kronis, Sarcopenia terutama berkaitan dengan kondisi rheumatologis, terutama rheumatoid artritis pada wanita.

Dalam Current Opinion Rheumatology disebutkan bahwa Sarcopenia disebabkan oleh banyak faktor (multifaktorial) seperti pengaruh lingkungan, adanya penyakit lain sebagai pemicu, inflamasi, perubahan hormonal, serta pengaruh usia terhadap perubahan molekuler

Penanganan utama dari Sarcopenia adalah olahraga, terutama latihan peregangan atau kekuatan. Aktivitas seperti angkat barbel atau sekedar berjalan kaki dapat membantu penanganan dari Sarcopenia. Meskipun terapi dengan obat-obatan bukan terapi pilihan pada Sarcopenia, namun sejumlah obat sedang dalam penelitian. Diantaranya adalah Urocortin II, Hormone Replacement Therapy (HRT), suplemen testosterone, suplemen hormon pertumbuhan serta obat-obatan untuk sindrom metabolik (termasuk resistensi insulin, obesitas dan hipertensi). (Medical Affairs Dept/OM)

Sumber:

Current Opinion Rheumatology Journal, 2012
https://www.medicalnewstoday.com/articles/318501